Thursday, October 28, 2010

mengenal sekilas tentang Psychogeography

Psychogeography didefinisikan pada tahun 1955 oleh Guy Debord sebagai "studi tentang hukum yang tepat dan efek khusus dari lingkungan geografis, terorganisir secara sadar atau tidak, pada emosi dan perilaku individu."

secara garis besarnya, PsyChogeography menggabungkan unsur kartografi, seni (kontemporer, modern, pop-culture) dengan tujuan
mengkritik kesadaran lingkungan alam dan budaya yang ada, mengkritik permasalahan politik, dll

contoh









Sumber :
http://www.rollstonestudio.com/janaPortrait.html
http://sleevage.com/the-durutti-column-the-return-of-the-durutti-column/
http://www.mookychick.co.uk/spirit/psychogeography.php
http://www.3ammagazine.com/3am/psychogeography-merlin-coverley/

The Art of GIS : Nameless Tokyo


UNNAMED TOKYO MAP

Sumber : Palais de Tokyo, Paris. Exhibition "Global Navigation System," 2003.






Clip art untuk Geodesi

Clip art yang berhubungan dengan geodesi, untuk powerpoint, pdf, makalah, penelitian atau cuma buat pajangan di komputer doank...

silahkan diambil di :

Outline maps (peta-peta outline)

Editable Vector Maps (format pdf dan illustrator sehingga bisa diedit)

Flags and Maps (bendera-bendera negara dan peta-petanya)

Geography Clip Art (buat powerpoint)

Graphic Maps (peta-peta grafis tiap-tiap negara)

MapResources (kumpulan peta-peta digital untuk desain grafis dllllll)

Perry-Castañeda Library Map Collection (peta jadul dari tahun 80'an - 90'an)

The Art of GIS : Kolaborasi Seni dan GIS

photo of the completed sculpture
Patung ini dibuat untuk didedikasikan kepada Kota Allendale. Patung ini dibuat dari perunggu dan merupakan hasil dari citra LIDAR.

click to enlarge
tampilan TIN untuk Allendale Township

foam being carved for a prototype
proses pemahatan patung dengan menggunakan Roland MDX-40 CNC

the lidar cast
Patung perunggu tersebut jika dilihat dari dekat.

Tambahan

Triangulasi Irregular Network (TIN) adalah struktur data yang berisi atribut dengan koordinat yang disimpan ke dalam sebuah file yang juga berisi informasi tentang topologi.

Sumber :
http://www.esri.com/news/arcuser/1008/art-of-gis.html

Seni di dalam Kartografi

"Jika kita melihat 'Kartografi' di dalam kamus, definisi ini mungkin mirip dengan 'seni dan ilmu pembuatan peta'" (Arthur Robinson)

Kartografi dapat dikembangkan secara optimal, dan dibentuk dengan berbagai aspek, salah satunya adalah aspek seni.
Kartografi sebagai bentuk seni mencerminkan interaksi dan hubungan antara seni dan ilmu dalam kartografi. Ada hubungan antara kartografi sebagai seni dan kartografi sebagai ilmu yang menunjukkan bahwa metode yang digunakan adalah sama. Juga, ada juga link signifikan antara seni dan peta. Hubungan antara seni dan peta mencerminkan interaksi bersejarah dari "kreatif" produk seniman dan "ilmiah" produk kartografer. Meninjau hubungan ini dalam beberapa detail menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang mengapa kartografi adalah sebuah bentuk seni yang khas.

Kartografi adalah contoh di mana seni dan sains meningkatkan satu sama lain

Seni dan Peta
Sebuah gambar artistik adalah artefak umum eksplorasi kreatif seorang seniman. Demikian pula, peta adalah artefak khas geografi . David Woodward menggambarkan empat hubungan utama atau link yang ada antara seni dan peta :
  1. seni dapat hadir sebagai sebuah elemen dalam peta.
  2. seni dapat berfungsi sebagai peta.
  3. peta bisa dianggap sebagai sebuah karya seni.
  4. peta bisa dilihat.

Contoh Karya Seni yang dihasilkan dengan menggunakan GPS

  • Location : Mexico D.F. Dec. 96 - Jan. 97
  • Transport : Car
  • Length of drawing in frame: 1.6 Km
  • Location : Zona del Silencio. Mexico, Feb. 97
  • Transport : Car, walk
  • Length of drawing in frame: 2 Km
  • Location : Mexico D.F. Feb. 97
  • Transport : Car
  • Length of drawing in frame: 4 Km
  • Location : Lake of Tequesquitengo, Morelos. Mexico Feb. 97
  • Transport : Boat
  • Length of drawing in frame: 6 Km
  • Location : Zona del Silencio, Mexico. Jun. 97.
  • Transport : Plane, Car
  • Length of drawing in frame: 80 Km
  • Location : Chihuahua, Mexico. Jul. 97.
  • Transport : Plane
  • Length of drawing in frame: 330 Km
  • Location : New York City , Oct. 97.
  • Transport : Boat, plane, car, walk.
  • Length of drawing in frame: 32 Km
  • Location : Bariloche, Argentina. Dec. 97.
  • Transport : Car, walk.
  • Length of drawing in frame: 26 Km
  • Location : Madrid, Spain. Feb. 98.
  • Transport : Car, walk.
  • Length of drawing in frame: 8.4 Km
  • Location : Veracruz. Mexico, May 98.
  • Transport : Car
  • Length of drawing in frame: 4 Km
  • sumber : Esri.com, http://proceedings.esri.com/library/userconf/proc99/proceed/papers/pap413/p413.htm

    Geoid

    Geoid adalah model bumi yang mendekati bentuk sesungguhnya. geoid dapat didefinisikan sebagai bidang ekipotensial yang berimpit dengan permukaan laut pada saat keadaan tenang dan tanpa gangguan , karena itu bisa dibilang geoid dianggap berhimpit dengan permukaan laut rata-rata (Mean sea level-MSL). Jarak geoid terhadap ellipsoid disebut Undulasi geoid (N). Nilai dari undulasi geoid tidak sama di semua tempat, hal ini disebabkan ketidakseragaman sebaran densitas massa bumi. Untuk keperluan aplikasi geodesi, geofisika dan oseanografi dibutuhkan geoid dengan ketelitian yang cukup tinggi.

    Untuk mendapatkan tinggi orthometrik dari tinggi ellipsoid diperlukan data tambahan lain yaitu undulasi geoid(N), dengan adanya undulasi maka tinggi orthometrik dapat dihitung dari tinggi ellipsoid dengan persamaan H=h-N.

    TEKNIK PENENTUAN GEOID

    Pada prinsipnya geoid (model geopotensial) dapat diturunkan dari data gaya berat sebagai data utamanya yang distribusinya mencakup seluruh permukaan bumi. Akurasi suatu model geopotensial terutama ditentukan oleh kualitas data gaya berat, selain juga ditentukan oleh formulasi matematika yang digunakan ketika menurunkan model tersebut. Data gaya berat dapat diperoleh dari pengukuran secara terestris menggunakan gravimeter, dari udara dengan teknik air borne gravimetry, dan diturunkan dari data satelit (satelit sistem geometrik seperti satelit altimetry (wilayah laut) dan satelit sistem dynamic seperti GRACE dan GOCCE, serta melalui interpolasi untuk wilayah-wilayah yang tidak ada data gayaberatnya.

    sumber : Mbah Google

    Program Tambahan dari ArcView 3.* untuk mengkonversi data Vektor dari Format Google Earth (.KML ke .SHP)

    KML 2 SHP Converter version 2.1. Program ini memiliki kemampuan untuk membuat ekstensi proyeksi yaitu *.prj, dengan parameter koordinat geografis WGS84 sehingga memduhakan penggunaanya untuk ArcGIS 8.x/9.x. Untuk ArcView 3.x dapat mengkonversi .KML dari Google Earth menjadi ShapeFiles, dan menambahkan field “Name” pada atribut SHP, dan juga dapat mengkonversi SHP dari 3D menjadi 2D. Saya belum mencoba programnya tapiprogram tambahan untuk ArcGIS dan ArcView ini dapat di unduh di : http://arcscripts.esri.com/details.asp?dbid=14988

    dan program ini FREE…silahkan mencoba ^ ^

    untuk script-script tambahan buat ArcView dan ArcGIS dapat diunduh di :

    http://software.geocomm.com/scripts/arcview/

    Cara Membuat Presentasi Powerpoint yang baik

    Kita sebagai orang teknik tidak bisa dipungkiri, kurang begitu paham dengan yang namanya seni. Sehingga kita jarang memasukkan unsur seni ke dalam unsur teknik. Sebenarnya unsur seni sangat penting. terutama di dalam kita memvisualisasi hasil karya kita, dalam hal ini adalah presentasi. Jika kita hanya asal saja dalam membuat presentasi, dijamin audience ataupun kolega yang kita hadapi akan “ngacir” karena tidak cocok dengan presentasi yang kita buat. Disinilah “seni” itu dimasukkan. Inilah tips-tips dalam membuat presentasi (versi saya ^ ^) :

    1. Memahami Audience

    Hal pertama yang kita perhatikan sebelum membuat presentasi adalah “Audience”. Siapakah yang kita hadapi pada saat presentasi besok??? jangan sampai kita mau presentasi di depan anak-anak SD tapi malah menggunakan bahasa pemrograman… ga bakal nyambung kan ???? jadi kita harus mengerti dulu tipe audience yang akan dihadapi, itulah kunci pertama.

    2. PB (Point Bone bukan Point Blank)

    Atau kerangka point. Sebelum membuat presentasi, buatlah PB yang baik. Di sinilah unsur seni dimasukkan. Seni di teknik memang sedikit beda dengan seni yang diajarkan di sekolah seni atau jurusan seni. Seni di Teknik adalah kesederhanaan dan sistematis. Buatlah PB yang ringkas dan jelas.

    3. Easy to Read

    Presentasi yang baik adalah yang mudah dibaca, gunakanlah huruf standar seperti Arial atau Times New Roman. Selain itu perhatikan ruangan yang akan dipakai untuk presentasi, pergunakan huruf yang cukup besar jika ruangan yang digunakan luas. Jangan sampai Audience kesulitan membaca karena huruf yang dipergunakan terlalu kecil.

    Untuk sub judul di tiap-tiap slide, gunakan huruf tebal, jelas dan mudah dibaca. Selain harus cocok dengan warna background yang dipergunakan pada setiap slide yang dibuat. Jangan sampai kalimat yang dtulis jadi tidak bisa terbaca dengan jelas, karena background yang terlalu kontras atau warna backgroundnya sama :P .

    4. Focus to Topic

    Dalam berpresentasi, tulislah hal-hal pokok atau penting saja yang ada hubungannya dengan topik. Jangan mengumbar kalimat yang banyak… capek ngelihatnya juga. Cukup garis besarnya saja.

    5. Table, Pic and Diagram (TPD)

    TPD ini bagaikan pedang bermuka dua, jika kurang atau lebih porsinya bisa berbahaya. Jadi harus seimbang. TPD dapat membantu menjelaskan apa yang kita sampaikan pada audience. Selain itu juga membuat audience lebih betah melihat slide kita (tidak melulu teks). TAPI INGAT !!! jangan gunakan TPD yang keluar dari alur presentasi kita. Kita presentasi di depan kolega kita tentang proyek pembangunan tapi menampilkan gambar doraemon… ga pantes kan….???

    6. Useless Slide (> <)

    Setiap audience punya batasan dalam memfokuskan perhatian pada presentasi. So, Jangan membuat slide presentasi yang terlalu banyak untuk satu topik yang kita bahas. Buatlah Slide seefisien mungkin. Kalau topik yang dibahas memang panjang, penjelasan secara lisan dan visual lebih baik.

    7. Speak !!!

    Disinilah inti dari presentasi, perlu diingatkan bahwa Powerpoint hanyalah alat bantu. Yang bisa membuat presentasi menarik adalah cara kita berbicara kepada audience. Poin-poin yang penting dalam berbicara adalah :

    • Saat presentasi sedang berlangsung berbicaralah dengan jelas, sehingga audience bisa memahami presentasi yang disampaikan.
    • Kebanyakan audience beranggapan bahwa sebuah presentasi Powerpoint selalu garing, naikkan atmosfir audience dengan kreativitas kita dalam berbicara.
    • Buatlah audience penasaran, inilah yang paling susah. Jika kita dapat membuat Audience penasaran otomatis mereka akan fokus terhadap presentasi kita. (saya sendiri juga susah mempraktikannya)

    8. Tanya dan Jawab

    Luangkan waktu untuk memberikan kesempatan kepada audience untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak dimengerti. Jika takut kita tidak bisa menjawab tipsnya :

    • Pada awal presentasi kita harus menjelaskan batasan-batasan yang ada. Sehingga jika ada yang bertanya keluar dari batasan, kita tidak perlu menjawab.
    • Latihan di rumah. Sebelum presentasi, kita coba latihan tanya jawab pada diri kita sendiri, berguna banget buat mengetahui celah-celah yang ada pada power point kita.

    Akhirnya…beres juga ngetik…semoga bermanfaat…maaf kalau bahasa yang digunakan kurang baik…masih awam soal blogging sih…